DIA Kirim Seorang 'Malaikat'
Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.
(Matius 6:34)
DIA Kirim Seorang 'Malaikat'
Hampir dua bulan lamanya rasa takut menghantuiku. Terasa ada yang ganjil dalam perutku yang membuat aku tidak tahan duduk lama saat bekerja dan kesakitan tiap kali tidur. Sambil berdoa aku pun memeriksakan diri kedokter. Oleh dokter internis aku dinyatakan mengalami kram usus. Istirahat, tidak boleh capek atau stress, itu saran dari dokter disamping minum obat yang diberikan. Aku pun cuti beberapa hari dan pulang ke Sulawesi Tengah, biar bisa istirahat total sebab di Jakarta aku kos.
Setelah istirahat seminggu kondisiku bukan membaik. Setiap kali buang air besar, aku merasa sakit luar biasa. Setelah check up, dokter mengatakan dianogsa pertama salah. Otomatis obatnya salah pula. Dokter itu memperkirakan aku sakit usus buntu. Untuk lebih memastikan lagi, aku direfrensikan keseorang ahli bedah. Ternyata dokter yang dimaksud sedang berada diluar daerah. Aku kembali direfrensi ke ahli bedah yang lain. Setelah diperiksa dan menjalani USG, diketahui usus buntuku kronis dan mulai meradang. Aku harus segera dioperasi karena hasil USG, ususku beda dengan usus buntu pada umumnya. Setelah menanyakan biaya , dokter menyebutkan sejumlah angka yang harus kami sediakan. Aku sedikit shock. Namun diakhir pembicaraan dokter itu bilang, “Doa saja, segala sesuatu bisa berubah.” Kebetulan dokter tersebut anak TUHAN. Di rumah, kami sekeluarga bergumul akan hal ini dan TUHAN buka jalan. Dana tersedia dan akupun menjalani operasi. TUHAN dahsyat dan DIA punya rencana dibalik aku tidak bertemu dengan dokter yang direfrensikan pertama kali. Melalui dokter Alfreth L, yang akhirnya menangani aku, DIA nyatakan kuasanya. Banyak keringanan yang aku peroleh. Setelah dirawat aku hanya disuruh rawat inap selama dua hari, dan selanjutnya rawat jalan.
Sehari sebelum pulang, keluargaku melalui bagian administrasi mendapatkan gambaran sementara biaya yang harus dibayar. Angkanya jauh lebih besar dari yang diperkirakan oleh dokter. Kami tidak kuatir dan tetap beriman pada TUHAN. Pada waktu melunasi pembayaran bagian administrasi, ALLAH DAHSYAT!!!! Itu yang bisa kami ucapkan. Biaya yang harus dikeluarkan hampir setengah dari perkiraan sebelumnya. Melalui beberapa perawat kami mendapatkan informasi, bahwa itu terjadi karena andil dokter. thanks GOD, dokter itu KAU jadikan ‘malaikat’ buatku. Nothing’s Impossible if you believe in HIS power .
